Ayo Gabung Segera Di JBP Terbaru

Kamis, 25 September 2014

Bola Terbaru : Kebangkitan Madrid dan Kembalinya Status "Si Tukang Bantai"

VIVAbola -El Real menyarangkan 18 gol dalam tiga laga terakhir. Setelah menelan dua kekalahan beruntun di La Liga, salah satunya dipermalukan Atletico Madrid di hadapan fans, Real Madrid kembali ke jalur yang benar. Tiga pertandingan mereka lewati dengan kemenangan, juga dengan skor-skor meyakinkan.

Diawali dengan kemenangan 5-1 atas FC Basel di Liga Champions, tren positif berlanjut di markas Deportivo La Coruna pada laga lanjutan La Liga, di mana mereka menang 8-2. Terbaru, tim asuhan Carlo Ancelotti tersebut membantai Elche dengan skor 5-1.

Bertempat di markas mereka, Santiago Bernabeu, Rabu 24 September 2014 dini hari WIB, Madrid sebenarnya tertinggal lebih dulu, lewat penalti Edu Albacar. Namun, Gareth Bale mampu menyamakan kedudukan, diteruskan Cristiano Ronaldo yang menyarangkan dua gol --satu lewat penalti. Skor pun menjadi 3-1 saat turun minum. 

Pada paruh kedua, Madrid masih menggila. 10 menit jelang laga berakhir, Ronaldo kembali mencetak gol lewat penalti dan melengkapinya di masa injury time. Ronaldo quattrick, Los Merengues pun membungkus kemenangan dengan skor telak 5-1.

Berkomentar tentang laga itu, Ancelotti memuji timnya. Menurutnya, kebugaran fisik yang ditunjukkan para pemainnya membuat tim menjadi seimbang. Pelatih asal Italia itu juga memberi jempol karena tim mampu memberi respons dengan baik usai tertinggal.

"Tim bermain dengan baik, dengan keseimbangan, kontrol, dan konsistensi yang hebat. Kami bereaksi dengan baik setelah kebobolan. Tim berada dalam kondisi fisik yang jauh lebih baik ketimbang saat melawan Atletico," ujar Ancelotti, sebagaimana dilansir situs resmi klub.

"Di saat Anda mengalami peningkatan secara fisik, mudah untuk memiliki keseimbangan. Kami mencoba untuk bertahan dengan 4-4-2 dan menyerang dengan sistem berbeda, yang membuat para penyerang menunjukkan karakteristik mereka," lanjutnya.

Rasa antusiasme dan gembira juga dirasakan sang pahlawan kemenangan, Cristiano Ronaldo. Menurut pemain internasional Portugal tersebut, kunci utama kemenangan Los Blancos adalah respons cepat setelah kebobolan lebih dulu. 

"Pertandingan berjalan bagus. Kami tak memulainya dengan baik dan memberi penalti kepada lawan, tapi kami memberi respons dengan dua gol cepat," kata Ronaldo, sebagaimana dilansir Football-Espana, Rabu 24 September 2014.

Ronaldo juga berkomentar tentang penalti pertamanya, di mana dia hanya sedikit tersentuh oleh pemain Elche, Pedro Mosquera. "Saya protes kepada wasit, tapi itu memang penalti. Itu terjadi dengan cepat, dan itu adalah keputusan tepat," tuturnya. 

Kemenangan El Real tersebut seakan menjadi bukti bahwa mereka bukan hanya bangkit, tapi juga konsisten. Lini depan sangat menakutkan, di mana ada 18 gol yang tercipta dalam tiga pertandingan terakhir di seluruh kompetisi, atau dalam kurun waktu delapan hari saja.

Hattrick ke-22 Ronaldo untuk Madrid
Ronaldo kembali menunjukkan jati dirinya sebagai pemain terbaik dunia dan tak tergantikan di Madrid, dengan mencetak empat gol ke gawang Elche. Sebagai catatan, itu merupakan hattrick ke-22 Ronaldo sejak berkostum Madrid --20 di antaranya dicetak di La Liga.

Beberapa catatan menarik lainnya, Ronaldo kini telah mencetak 39 gol dari titik putih di La Liga, atau 14 gol lebih banyak dari bintang Barcelona Lionel Messi. Itu menunjukkan bahwa pemain berusia 29 tahun itu juga seorang "penghukum" sejati dari titik 12 pas.

Dan, bukan baru kali ini Ronaldo menyumbang empat gol bagi Madrid dalam satu laga. Sebelumnya, pengoleksi 114 caps bersama Timnas Portugal tersebut telah melakukan hal sama sebanyak dua kali, yaitu melawan Villarreal dan Sevilla

Kendati demikian, Ronaldo memilih merendah ketika ditanya tentang quattrick yang dicetaknya ke gawang Elche. Menurutnya, hal tersebut tak akan terjadi jika tak ada bantuan dari para pemain El Real lainnya, yang memanjakan pemain dengan sebutan CR7 itu.

"Mencetak empat gol sangat sulit. Saya berterima kasih kepada rekan-rekan yang memiliki peran (akan gol-gol tersebut). Saya terbantu sebanyak dua atau tiga kali. Bola pertandingan ini untuk anak saya," kata mantan pemain Manchester United tersebut.

Pujian juga tak luput dari Ancelotti, yang mengatakan Ronaldo memiliki kehebatan alamiah, khususnya dalam melakukan pergerakan Dikatakannya, hal tersebut telah membuat para pemain bertahan Elche tersentak dan tak berdaya saat berduel dengan Ronaldo.

"Dia selalu ingin mencari ruang di sayap untuk mencari gol. Pergerakan yang dilakukannya sangat cepat dan mengejutkan. Dia selalu ada di posisi tepat, karena dia dianugerahi pergerakan yang unik," ujar Ancelotti.

"Dia membutuhkan waktu dalam menuntaskan pekerjaannya, dan itu dilakukannya dengan disiplin dan profesionalisme. Dia sedang berada dalam performa terbaik. Dia termotivasi sahingga mencetak banyak gol," lanjut mantan pemain AC Milan tersebut.

Efektivitas rotasi Ancelotti
Ancelotti menyajikan Madrid yang berbeda pada laga melawan Elche. Jika biasanya pelatih berusia 55 tahun tersebut menggunakan formasi 4-3-3, kini yang dipakainya adalah 4-4-2. Alhasil, sejumlah pemain pun dirotasi guna mendukung perubahan tersebut. 

Di lini tengah, Asier Illaramendi bermain sejak menit pertama, menggantikan peran yang selama ini diisi oleh Luka Modric. Luar biasanya, mantan pemain Real Sociedad itu pun mencatatkan 92 passing, yang merupakan jumlah terbanyak sepanjang kariernya di La Liga. 

Ada pula Isco, yang selama ini lebih banyak duduk di bangku cadangan, dimainkan di posisi gelandang kiri. Pergerakan mantan pemain Malaga tersebut terbukti efektif dan membawa hal bagus bagi tim, mengingat beberapa gol El Real tercipta dari sisi sayap kiri. Sedangkan striker Karim Benzema kini harus duduk manis di bench.

Bukan hanya itu, Ancelotti juga membangku cadangkan kiper sekaligus kapten Los Blancos, Iker Casillas dan memainkan Keylor Navas. Namun, dalam laga debutnya, kiper internasional Kosta Rika itu tak terlalu banyak mendapat ujian dari lini penyerangan Elche. Dia kebobolan satu kali, lewat titik putih.

Adapun kemenangan besar tersebut membawa Madrid kini menduduki peringkat 5 klasemen sementara La Liga, dengan raihan poin sembilan, hasil tiga kemenangan dan dua kekalahan. Mereka tertinggal empat angka dari Barcelona yang ada di posisi puncak.
Sumber :http://bola.viva.co.id/

 

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls