Ayo Gabung Segera Di JBP Terbaru

Kamis, 07 Agustus 2014

Bola Terbaru : 3 Kiper Hebat "Bunuh-bunuhan" Demi Gawang Madrid

VIVAbola -Iker Casillas, Keylor Navas, dan Diego Lopez ngotot jadi kiper utama. Persaingan di posisi penjaga gawang Real Madrid semakin panas setelah kedatangan Keylor Navas. Siapa kiper utama Los Blancos? Lalu, siapa yang terbuang?

Navas akhirnya merapat juga ke Santiago Bernabeu pada hari Selasa kemarin, 5 Agustus 2014, setelah negosiasi panjang dengan Levante. Enam tahun kontrak ditebus dengan mahar €10 juta (setara dengan Rp159 miliar).

Madrid terpikat dengan penampilan gemilang Navas di Piala Dunia 2014 silam. Tawaran pun tanpa ragu diberikan oleh raksasa Spanyol tersebut.

Saat mendengar tawaran tersebut, Navas mengaku tidak berpikir dua kali untuk menerima tawaran Madrid. "Saya akan bekerja sekeras mungkin. Ketika seorang pemain bekerja dengan keras, seharusnya semuanya berjalan dengan lancar."

"Saya berharap karier saya di Madrid bisa berjalan lancar," lanjut pemilik nomor punggung 13 skuad Madrid itu saat perkenalan di Bernabeu, seperti dilansir Marca.

Keberhasilan Navas menjadi pemain Madrid menimbulkan euforia di kampung halamannya, Kosta Rika. Negara Amerika Tengah tersebut begitu antusias melihat pemain pertama Kosta Rika berkostum Madrid.

Perkenalan Navas ke publik Santiago Bernabeu disiarkan langsung oleh hampir seluruh stasiun televisi dan radio Kosta Rika pada pukul 04.30 waktu setempat. Selama 3 jam, stasiun televisi dan radio di Kosta Rika terus mengawal proses perkenalan Navas.

"Kami semua sangat senang. Kami menangis karena bahagia. Saya sangat bangga," ujar ibu Navas, Sandra Gamboa, pada ADN, yang ditemani ayah Navas, Freddy.

Navas Datang, Casillas Tetap Nomor 1?

Keputusan Madrid untuk mendatangkan Navas memang cukup pantas untuk dipertanyakan. Padahal, masih ada dua kiper papan atas dunia di skuad Los Blancos saat ini, yakni Iker Casillas dan Diego Lopez. 

Jika dibandingkan dua nama di atas, sudah tentu Casillas dan Lopez lebih terkenal. Namun, Navas mengatakan, siap bersaing dengan dua kiper veteran tersebut demi tempat di bawah mistar Madrid.

"Saya bisa berada di sini bukan karena memenangi lotere. Menjadi kiper nomor satu Madrid tidak akan mudah, tapi saya akan bekerja keras. Tuhan tidak memberi ujian yang tidak bisa kita atasi," ujar Navas seperti dilansir AS.

"Saya tahu keduanya kiper yang hebat. Mereka sudah membuktikan bisa jadi yang terbaik. Mereka panutan dalam karier saya. Saya selalu menyaksikan kiper-kiper hebat, dan Casillas serta Lopez adalah panutan saya," tegas pria 27 tahun tersebut.

Namun, ambisi Navas menjadi pemain utama sepertinya masih menemui hambatan. Pelatih Madrid, Carlo Ancelotti, sudah memberi sinyal kalau Casillas yang bakal menjadi pilihan utama.

Posisi penjaga gawang juga tidak akan dirotasi seperti musim lalu, ketika Diego Lopez tampil di La Liga dan Casillas dapat jatah Copa Del Rey dan Liga Champions.

Meski hanya jadi pilihan kedua, Navas diprediksi memang disiapkan sebagai pengganti Casillas jika sang kapten pensiun atau memutuskan untuk hengkang.

Bagi Casillas sendiri, 'Saint Iker' sepertinya akan tetap bertahan di Madris setidaknya satu musim lalu. Sebelumnya, penjaga gawang 33 tahun ini dikabarkan meminta dilepas sepanjang awal musim panas kemarin.

Berbagai upaya dilakukan Madrid untuk mempertahankan penjaga gawang Timnas Spanyol tersebut. Perlahan, isu Casillas menuju Arsenal memudar.

Diego Lopez Tak Ingin Dijual

Berarti hanya tinggal Lopez yang nasibnya paling tidak jelas diantara tiga kiper utama Madrid. Pria 31 tahun ini sepertinya sadar akan posisi tersebut dan memilih untuk hengkang.

Padahal, kiper yang didatangkan dari Villarreal itu menjadi pilihan utama dalam dua musim terakhir di La Liga. Lopez jadi penjaga gawang tim inti asuhan Jose Mourinho dan Ancelotti.

Lopez pun langsung dikaitkan dengan sejumlah klub-klub besar Eropa yang ingin mendapatkan pemain jangkung tersebut. Napoli, AS Monaco, sampai AC Milan menjadi klub terakhir yang ingin dapatkan Lopez.

Namun, berkali-kali pula agen Lopez, Manolo Garcia Quilon, membantah isu-isu transfer tersebut. "Diego tak akan pergi ke mana pun," kata Quilon saat sang pemain dikaitkan dengan Napoli.

“Lopez ke Milan? Itu tidak benar! Tak ada yang mengontak saya dan sebagai tambahan, Diego Lopez masih terikat kontrak tiga tahun di Real Madrid. (Kedatangan Navas) bukan masalah," tambah sang agen menyangkut isu peminjaman Milan.

Permintaan dan dukungan Madridistas agar Madrid pertahankan Lopez pun tetap besar. Tiga kiper cekatan dalam tim utama tentu membuat Ancelotti putar otak agar bisa mempertahankan situasi persaingan kondusif. 

Yang dapat tekanan tentu saja Casillas, yang berstatus kiper utama. Kalau penampilannya tidak membaik dari yang ia perlihatkan di Piala Dunia 2014 kemarin, bisa saja Navas yang dapat kesempatan utama.

Bagi seorang kiper baru, atmosfer Bernabeu yang begitu mematok standar tinggi bisa menimbulkan tekanan besar. Blunder bisa membuat karirnya di Madrid dalam bahaya. Tekanan semakin besar.

Bagi Lopez, pedihnya terdegradasi ke posisi ketiga setelah kerap jadi kiper utama pasti akan terasa. Konsentrasi tinggi yang dimilikinya bisa menghilang kalau lebih sering di bangku cadangan.

Madrid memiliki stok berlimpah di posisi penjaga gawang. Tapi, siapa yang jadi pemain utama dan siapa yang bakal dibuang masih belum bisa dipastikan. Ketiganya pun sudah berlatih bersama pada hari Rabu tadi, 6 Agustus 2014.

Don Carlo terus memegang 'dadu judi' dan baru akan melemparnya usai melihat penampilan Casillas di Piala Super Eropa, 12 Agustus mendatang. Kesempatan buat Navas dan Lopez masih terbuka. Tiga kiper jagoan "saling bunuh" demi Madrid.
Sumber :http://bola.viva.co.id/

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls