Ayo Gabung Segera Di JBP Terbaru

Rabu, 16 Juli 2014

Info Terbaru : Lima Profesi yang Banyak Dicari di Indonesia

thumbnail latest newsBanyak pencari kerja kebingungan dalam mencari pekerjaan. Rata-rata hal tersebut dikarenakan lowongan yang ada terlalu sedikit dibandingkan jumlah para pencari kerja. Khususnya di Indonesia, masalah pengangguran ini memang menjadi masalah yang serius. Banyak sekali sarjana
pengangguran di Indonesia. Namun dalam beberapa profesi, justru Indonesia masih mengalami kekurangan dalam hal pemenuhan kuota lowongan kerja yang disediakan.

1. Aktuaria
Tugas dari Aktuaris adalah menghitung risiko, premi, dan dividen pada suatu perusahaan asuransi. Seperti yang kita ketahui, asuransi terus mengalami perkembangan, namun nyatanya jumlah orang yang menggeluti profesi ini masih belum memenuhi jumlah yang ideal. William Kuan, seorang Presiden Direktur Prudential Indonesia, mengatakan bahwa di tahun 2013 Indonesia hanya memiliki 150 aktuaris saja. Padahal sebenarnya Indonesia membutuhkan sebanyak 600 aktuaris.

2. Medis
Baik itu dokter, perawat, ataupun apoteker masih banyak dibutuhka di Indonesia, khususnya di daerah-daerah di luar pulau Jawa.Walaupun memang lulusan sekolah kedokteran maupun keperawatan sudah cukup banyak, namun daerah-daerah terpencil di Indonesia masih sangat kekurangan tenaga medis ini. Selain itu profesi seperti dokter spesialis bedah juga banyak dibutuhkan di Indonesia. Profesi sebagai ahli medis ini tentu saja akan semakin banyak dibutuhkan seiring dengan angka pertumbuhan penduduk yang cenderung meningkat di Indonesia.

3. Aviasi
Kurangnya pilot asal Indonesia dikarenakan ketatnya kriteria dan mahalnya biaya pendidikan dalam menempuh sekolah penerbangan. Bahkan beberapa maskapai lokal Indonesia masih memperkerjakan pilot-pilot asing karena kurangnya tenaga ahli di bidang ini yang berasal dari Indonesia. Profesi ini sebenarnya menjanjikan gaji yang besar dan lowongan yang banyak mengingat banyaknya maskapai penerbangan di Indonesia.

Selain pilot, Indonesia juga masih kekurangan tenaga Air Traffic Controller (ATC) dan teknisi pesawat terbang. Hal ini pada umumnya dikarenakan sedikitnya sekolah penerbangan. Hanya terdapat 13 sekolah penerbangan di Indonesia menjadi akar permasalahan dari kurangnya tenaga pilot, ATC dan teknisi pesawat.

4. Software Engineering
Perkembangan teknologi dunia semakin maju, begitupun di negara Indonesia. Tentu saja hal ini menyebabkan semakin banyak dibutuhkannya para Software Enginer. Profesi sebagai software engineer selain membutuhkan kecerdasan, tetapi juga membutuhkan kreativitas dan ketekunan yang tinggi karena pekerjaan ini tidak hanya sekedar mengembangkan perangkat lunak, tetapi juga pada manajemen kualitasnya. Di Indonesia sendiri profesi software engineer masih banyak dicampur dengan profesi system analyst dan programmer padahal seorang software engineer bekerja tidak hanya berdasarkan ilmu komputer saja melainkan juga berkaitan dengan ilmu sosial lain. Kurangnya daya saing lulusan software engineer Indonesia membuat posisi ini kerap diisi oleh tenaga asing, padahal kebutuhan posisi ini cepat sekali berkembangnya

5. Marketing
Perusahaan di berbagai bidang pasti membutuhkan tenaga marketing, baik itu market research analyst ataupun marketing specialist. Untuk menaikkan angka penjualan, dibutuhkan tim marketing yang baik dan solid. Sebuah riset terhadap 72 perusahaan mendapatkan hasil bahwa sebanyak 37,1% perusahaan membutuhkan ahli marketing untuk perusahaannya.

Sumber :http://ww-tikus.blogspot.com/2014/07/lima-profesi-yang-banyak-dicari-di.html

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls