Ayo Gabung Segera Di JBP Terbaru

Selasa, 29 April 2014

Terbaru Bola : Pembawa 'Kutukan Juara' Bayern Itu Bernama Madrid?

VIVAbola - Bermain imbang, Bayern gugur bersama ambisi mempertahankan gelarnya.Kalah 0-1 dari Real Madrid pada leg pertama, kini Bayern Munich semakin dekat dengan 'kutukan juara bertahan Liga Champions'. Meskipun akan bermain di kandang sendiri, Allianz Arena, di leg kedua, The Bavarian tetap harus berjuang mati-matian jika ingin membalikkan kedudukan dan lolos ke final.


Setidaknya Bayern harus menang 2-0 jika ingin melaju mulus. Namun kondisi menjadi pelik karena lawan mereka punya rekor gol mengerikan di Liga Champions musim ini. Dalam 11 partai, sudah 33 kali Los Blancos mengoyak gawang musuh-musuhnya. Padahal di kesempatan ini tim asuhan Pep Guardiola dituntut tak boleh kecolongan sama sekali.

Tapi bagaimanapun tak ada yang boleh mengecilkan Bayern. Status juara bertahan serta skuad mumpuni bisa jadi jaminan ketangguhan mereka.

Hal lain yang juga tak boleh dilupakan ialah ambisi besar juara Bundesliga itu untuk mengulang treble winner musim kemarin sekaligus menghapus kutukan trofi 'si kuping besar'.

Sejak berubah format pada 1992/1993 silam, belum ada tim yang sanggup menyabet gelar kompetisi elit ini secara beruntun . AC Milan merupakan tim terakhir yang mampu mempertahankan gelar Eropa yakni di musim 1988/1989 dan 1989/1990, tapi saat itu masih dalam format Piala Champions.

Kepastian kandasnya satu rekor bergengsi

Bayern boleh punya mimpi mengulang treble winner dan mencatat rekor back to back. Namun hendaknya mereka tidak lupa bahwa Madrid juga punya ambisi yang luar biasa, mewujudkan La Decima.

Hal itu sangat disadari para pemain kedua klub, termasuk Arjen Robben, apalagi dia sebelumnya pernah memperkuat Madrid sehingga sangat memahami bagaimana tekad kubu lawan mewujudkan obsesi spektakuler tersebut.

“Saya pernah membela Madrid dan sangat paham dengan obsesi La Decima. Saya tahu seberapa besar hal tersebut buat mereka. Tapi saya kami jauh lebih lapar,” kata Robben.

“Kami ingin menjadi tim pertama yang menjuarai Liga Champions dalam dua musim beruntun, sedangkan Madrid masih menunggu,” seru pemain asal Belanda itu.

Bayern optimistis, Madrid hati-hati

Guardiola tetap optimistis dengan peluang timnya, Bayern Munich, melangkah ke final Liga Champions meskipun sekarang tertinggal 0-1 dari Madrid.

Mantan arsitek Barcelona tersebut juga sadar kalau kubu lawan dalam tingkat kepercayaan diri tinggi. Bahkan, dia mendengar kubu Madrid sekarang berpikir telah menggondol satu tiket partai pamungkas di Lisbon, bulan depan.

"Kami ada di semifinal. Pemain dan pelatih sama-sama berjuang. Saya tak sabar merasakan atmosfer di Allianz Arena dan akan berjuang keras sampai ke Lisbon," ungkap Guardiola.

"Kami memang tertinggal di papan skor. Saya juga membaca bahwa Madrid berpikir sudah mencapai final dan memenangkannya. Tapi, kami memandangnya berbeda. Kami akan membalikkan kedudukan meski itu bukan hal yang mudah juga," katanya.

Guardiola percaya Bayern sanggup melakukannya dengan dukungan suporter di Allianz Arena. "Kami tak bisa melakukannya sendirian. Di Bernabeu, fans menjadi sayap bagi Madrid. Saya percaya Bayern juga akan merasakan hal serupa. Kami tak perlu memintanya karena fans yang melakukan sendiri," sambungnya.

Sementara bek Real Madrid, Sergio Ramos, memperingatkan rekan setimnya untuk tidak melakukan banyak kesalahan saat menghadapi Bayern. Ramos mengatakan tim yang melakukan kesalahan lebih sedikit akan memenangi pertandingan.

Madrid yang akan hadir ke markas Bayern dengan modal kemenangan 1-0 di leg pertama. Hasil imbang akan cukup bagi Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan melanjutkan kiprah di ajang antarklub Eropa paling bergengsi tersebut.

"Persiapan kami berjalan dengan lancar. Dari kerja keras yang sudah kami lakukan, maka semuanya bisa terjadi. Ini akan jadi pertandingan yang menarik. Siapa yang akan melakukan kesalahan paling sedikit akan memenangi pertandingan. Saya berharap semuanya berjalan dengan lancar untuk kami," ujar Ramos.
Sumber : http://bola.viva.co.id/

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls