Ayo Gabung Segera Di JBP Terbaru

Rabu, 05 Maret 2014

Tebaru : Madrid dan Atletico Saling "Ngotot", Barcelona Tersenyum

VIVAbola - Peta persaingan tiga besar klasemen La Liga belum banyak berubah, usai laga antara Atletico Madrid dan Real Madrid berakhir dengan skor 2-2. Hanya Barcelona yang sukses mendekatkan diri ke puncak, usai menumbangkan Almeria 4-1.


Pada pertandingan yang dihelat di Vicente Calderon, Minggu 2 Maret 2014, Madrid dan Atletico sama-sama ingin membuktikan siapa yang terbaik di Ibukota Spanyol. Laga itu berlangsung sengit dan diwarnai sejumlah kontak fisik di antara para pemain.

Tampil di bawah tekanan para pendukung "Los Rojiblancos", Madrid mampu unggul cepat lewat gol yang dilesakkan Karim Benzema pada menit 3. Namun, gol tersebut membuat Atletico tersengat dan melancarkan sejumlah serangan berbahaya.

Koke pun membawa Atletico menyamakan kedudukan pada menit 28, sebelum akhirnya tendangan geledek Gabi berhasil membalikkan keadaan. Namun, laga pun akhirnya harus berakhir dengan skor 2-2, setelah megabintang "Los Blancos", Cristiano Ronaldo, mencetak gol delapan menit sebelum waktu normal habis.

Mengomentari laga tersebut, bek Real Madrid, Sergio Ramos, mengaku puas meski hanya mampu membawa pulang satu poin dari Calderon. Pasalnya, diakui Ramos, timnya lengah dan akhirnya kebobolan dua kali setelah mencetak gol cepat.

"Kami memang lengah saat mencetak gol di awal laga. Pada 15 menit awal, kami bermain sangat bagus. Lalu, intensitas permainan mulai kami turunkan. Mereka akhirnya bisa menciptakan berbagai peluang," kata Ramos kepada Canal+.

"Dengan kondisi itu, kami mencoba bermain lebih baik di babak kedua. Terbukti, pertandingan berjalan lebih ketat. Kami akhirnya bisa mendapatkan poin. Sangat sulit bertanding di Vicente Calderon," sambung pria 27 tahun tersebut.

Sementara itu, pelatih Madrid, Carlo Ancelotti, mengatakan timnya terganggu dengan permainan kasar yang ditunjukkan Atletico. Menurutnya, "Los Merengues" menolak untuk terpancing dan memeragakan gaya yang sama.

"Atletico mencoba bermain kasar, bukan gaya kami. Kami tidak ingin merespons gaya main mereka yang seperti itu. Kami hanya berpikir untuk bisa bermain bagus," ungkap Ancelotti seperti dilansir Football Espana.

Mengenai performa timnya, pelatih yang memberi dua trofi Liga Champions bagi AC Milan tersebut mengatakan timnya lengah di babak pertama, sehingga kecolongan dua gol. Perubahan baru terjadi pada paruh kedua pertandingan.

"Kami tidak sabar di babak pertama, sangat mudah kehilangan bola sehingga Atletico mampu mengontrol permainan. Selain itu, setelah menciptakan gol cepat, kami lengah," beber mantan pelatih Paris Saint Germain ini.

"Di babak kedua, kami melakukan perubahan. Hasilnya, Atletico lebih tertekan karena kami terus memindahkan bola dari satu sisi ke sisi lainnya. Harus diakui ini adalah laga yang sangat sulit. Dan kami harus menerima hasil seri ini karena tidak mudah untuk bermain dengan baik," sambungnya.

Namun, ucapan Don Carletto soal permainan kasar langsung disanggah oleh bek "Los Colchoneros", Juanfran. "Kami tim yang kuat serta tangguh, bukan kasar. Tak ada maksud untuk menyakiti siapapun," ujar Juanfran dikutip Marca.

Selain itu, Juanfan juga membahas klaim penalti oleh timnya, setelah Diego Costa dijatuhkan Sergio Ramos di dalam kotak penalti. "Itu seharusnya penalti. Tapi, perang ini harus diakhiri, jangan lagi ada keraguan," ujar pemain 29 tahun itu.

Dengan hasil itu, Atletico gagal memangkas jarak dengan Madrid dan masih menduduki peringkat 3, dengan poin 61, hasil 19 kemenangan, 4 imbang, dan tiga kekalahan. Sedangkan Madrid --yang belum terkalahkan dalam 16 laga La Liga-- masih di puncak dengan poin 64, hasil 20 kemenangan, empat imbang, dan dua kekalahan.

Tak hanya itu, hasil imbang itu juga menjadi penegasan Atletico, bahwa mereka tak bisa diremehkan oleh tim sekotanya tersebut. Di La Liga musim ini, Atletico tak pernah kalah dari Madrid, usai menang 1-0 pada laga putaran pertama di Bernabeu.

Lain di La Liga, lain juga di Copa del Rey. Pada babak semifinal, Los Colchoneros "ditampar bolak-balik" oleh Pepe dan kawan-kawan. Kalah 0-3 di leg 1, pasukan Diego Simeone juga tak berdaya di Calderon, di mana mereka tumbang 0-2.

Barcelona Ambil Untung
Satu poin yang diraih oleh duo Madrid membuat Barcelona di atas angin, dan tampil penuh percaya diri kala menjamu Almeria, beberapa jam setelahnya. Pasalnya, kemenangan akan membawa mereka berjarak satu poin saja dengan "Los Blancos".

Bermain di hadapan para pendukung setianya, Barcelona tampil trengginas sejak menit awal. Alexis Sanchez pun membuka keunggulan pasukan Gerardo "Tata" Martino berkat gol yang dicetaknya pada menit ke-9, memanfaatkan bola muntah.

Lionel Messi kemudian menambah keunggulan "Blaugrana" menjadi 2-0 usai mencetak gol pada menit 24. Namun, tiga menit berselang, Angel Trujillo mampu membuat Almeria memperkecil ketertinggalan lewat sundulannya pada menit 27.

Masih dominan, Barcelona akhirnya memastikan tiga poin lewat dua gol saat laga memasuki 10 menit terakhir. Carles Puyol mencetak gol pada menit 83, disusul Xavi yang melengkapi kemenangan Barcelona menjadi 4-1 lewat golnya pada menit 89.

Mengomentari kemenangan itu, gelandang "Blaugrana, Xavi Hernandez mengatakan timnya tampil luar biasa pada babak pertama. Meski sedikit kesulitan pada paruh kedua, diyakininya, para pemain tetap menunjukkan determinasi.

"Fans pasti senang dengan performa kami pada babak pertama. Kami melakukan umpan-umpan dengan baik. Pada babak kedua, kami tak begitu menikmati pertandingan layaknya babak pertama, namun performa tetap sama," ujar Xavi.

Sementara itu, sang pembuka keran gol Barcelona, Alexis mengatakan Barcelona semestinya bisa menang dengan skor yang lebih besar. Namun, dia tetap mensyukuri kemenangan yang membuat timnya menempel Madrid di puncak klasemen.

"Kami punya banyak peluang untuk mencetak gol lebih banyak, tapi Almeria bertahan dengan baik. Hasil di derby (Madrid) bagus bagi kami," ujar Alexis, yang beberapa waktu lalu dirumorkan akan ditukar dengan gelandang Juventus, Arturo Vidal.

Barcelona kini tetap berada di peringkat 2 klasemen sementara La Liga, dengan poin 64, hasil 20 kemenangan, tiga imbang, dan tiga kekalahan. Mereka tertinggal satu poin dari Madrid di puncak, dan unggul dua poin atas Atletico di posisi 3.

Dengan 12 pertandingan tersisa, persaingan di antara ketiga tim tersebut masih berpotensi memanas dan segalanya bisa terjadi. Juga masih ada satu laga El Clasico dan satu laga Barcelona kontra Atletico yang tersisa jelang berakhirnya La Liga musim ini. (one)
Sumber : http://bola.viva.co.id/

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls