Ayo Gabung Segera Di JBP Terbaru

Senin, 01 April 2013

Baru : Soal uka sertifikasi guru sd 2013

CONTOH SOAL + JAWABAN + PEMBAHASAN 
PREDIKSI UJI KOMPETENSI AWAL (UKA) SERTIFIKASI GURU SD 2013

Pelaksanaan Sertifikasi Guru merupakan salah satu wujud implementasi dari Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Tahun 2013 merupakan tahun ketujuh pelaksanaan sertifikasi guru yang telah dilaksanakan sejak tahun 2007. Perbaikan penyelenggaraan sertifikasi guru terus dilakukan dari tahun ke tahun untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.
Penyelenggaraan sertifikasi guru tahun 2013 ada beberapa perubahan baik mekanisme penyelenggaraan maupun proses penetapan peserta. Perubahan mekanisme penyelenggaraan, yaitu disampaikannya modul/bahan ajar lebih awal kepada peserta PLPG sebelum mengikuti PLPG. Perubahan pada proses penetapan peserta, yaitu penetapan peserta dilaksanakan setelah selesai uji kompetensi dan uji kompetensi diikuti seluruh guru yang belum bersertifikat pendidik dan telah memenuhi persyaratan, perangkingan dilakukan oleh sistem yang terintegrasi dengan data base NUPTK dan dipublikasikan secara online, penetapan sasaran/kuota berdasarkan keseimbangan usia dan keadilan proporsional jumlah peserta antar provinsi.

A.    Prinsip Sertifikasi Guru
1.   Berkeadilan, semua peserta sertifikasi guru ditetapkan berdasarkan urutan prioritas usia, masa kerja, dan pangkat/golongan. Guru yang memiliki rangking atas mendapatkan prioritas lebih awal daripada rangking bawah.
2.   Objektif, mengacu kepada kriteria peserta yang telah ditetapkan.
3.  Transparan, proses dan hasil penetapan peserta dilakukan secara terbuka, dapat diketahui semua pihak yang berkepentingan.
4.   Kredibel, proses dan hasil penetapan peserta dapat dipercaya semua pihak.
5.  Akuntabel, proses dan hasil penetapan peserta sertifikasi guru dapat dipertanggungjawabkan kepada pemangku kepentingan pendidikan secara administratif, finansial, dan akademik. 

B.    Aspek kompetensi yang diujikan
1.    Kompetensi Pedagogik (30%)
        Standar kompetensi pedagogik sesuai dengan Permendiknas sebagai berikut:
a. Mengenal karakteristik dan potensi peserta didik
b. Menguasasi teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang efektif
c. Merencanakan dan mengembangkan kurikulum
d. Melaksanakan pembelajaran yang efektif
e. Menilai dan mengevaluasi pembelajaran
2.    Kompetensi Profesional (70%)
a. Penguasaan materi, struktur, konsep dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu.
b. Mengembangkan keprofesian melalui tindakan reflektif
c. Konsistensi penguasaan materi guru antara content dengan performance:
    - Teks, konteks, & realitas
    - Fakta, prinsip, konsep dan prosedur
    - Ketuntasan tentang penguasaan filosofi, asal-usul, dan aplikasi ilmu

CONTOH SOAL PREDIKSI UKA SERTIFIKASI GURU SD 2013
A.      BHS. INDONESIA
1.1.1. Menganalisis karakteristik perkembangan bahasa anak usia SD
1.    Berikut ini kemampuan bahasa yang dapat dipahami oleh anak usia SD, kecuali: … … …
a.       siswa sudah mampu menggunakan kalimat panjang dalam berkata
b.      siswa sudah mampu membedakan ragam bahasa daerah dan bahasa Indonesia
c.       siswa sudah mampu mengatakan bentuk-bentuk kata sifat dalam berkata
d.      siswa sudah mampu memahami kata-kata yang sebelumnya tidak jelas baginya 

1.1.2. Memilih materi ajar  aspek membaca di kelas rendah SD
2.  Materi ajar membaca bagi siswa kelas rendah (Kelas I – II) diawali dengan teknik membaca nyaring (membaca permulaan). Tujuan dari membaca nyaring/permulaan tersebut adalah: … 
a.  Siswa mampu memindai lambang-lambang bahasa tulis dengan pelafalan dan memaknai lambang-lambang tersebut
b.    siswa mampu mengeja kata secara bertahap dan berkelanjutan
c.     siswa mampu mampu membuat kesimpulan atas apa yang telah dibacanya
d.    siswa mampu menceritakan kembali atas apa yang telah dibacanya

1.1.3. Memilih  materi ajar  aspek menulis di kelas tinggi SD
3.    Materi pembelajaran Bahasa Indonesia SD Kelas IV memuat berbagai kompetensi dalam aspek menulis seperti menulis dengan memperhatikan unsur-unsur kebahasaan dalam kaidah penulisan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, seperti penggunaan ejaan, huruf, dan tanda baca. Pemahaman menulis tersebut dapat dilihat dalam materi bahasa Indonesia, seperti: ……
a.   penulisan topik tehadap satu bacaan
b. penulisan contoh pengumuman, baik yang berisi  tentang pengumuman sekolah maupun lingkungan
c.   pembuatan pantun yang berpola atau sesuai gaya bahasa yang ditentukan
d.   penulisan surat, baik yang bersifat surat pribadi maupun surat resmi

 
B. PKN
2.1.1. Merumuskan proses belajar PKn tentang konsep kejujuran
21. Dalam menanamkan nilai-nilai kejujuran dalam pembelajaran Pkn, diperlukan 3 aspek yaitu: konsep moral, sikap moral, dan perilaku moral. Yang menjadi bentuk pengaplikasian kejujuran dalam aspek sikap moral berikut ini adalah:
a.    kemauan bersikap dan berlaku jujur                                c. penilaian diri sendiri mengenai kejujuran
b.    cinta kita terhadap kejujuran                                            d. pemahaman tentang kejujuran

2.1.2. Membuat tes proses pembelajaran tentang sikap nasionalisme
22. Penekanan pembelajaran Pkn yang berhubungan dengan jiwa nasionalisme, lebih mengarah kepada aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa. Yang termasuk dalam bagian ranah afektif untuk menumbuhkan nasionalisme dalam pembelajaran tersebut adalah: … …
a.    kemampuan siswa dalam menjelaskan nilai-nilai nasionalisme dengan menggunakan bahasa atau ungkapannya sendiri.
b.   siswa mampu menumbuhkan sikap menghargai kepentingan masa lampau bagi kehidupan masa kini suatu bangsa.
c.    siswa mampu mengajukan argumentasi dalam mendiskusikan masalah-masalah yang aktual
d.  siswa mampu mengembangkan cara-cara berpikir analitis tentang masalah-masalah sosial historis di lingkungan masyarakat.

2.2.1. Membuat contoh sangsi  pelanggaran norma yang berlaku di sekolah (no. 23 – 24)
23. Salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh seorang guru, jika siswa malas menulis di kelas, yaitu:
a.    menegur siswa secara halus dan menyuruh untuk menulis
b.    menyuruh siswa untuk duduk di samping siswa yang rajin
c.     menyuruh siswa untuk keluar dari kelas
d.    tidak peduli dan membiarkan siswa untuk tidak menulis

C. MATEMATIKA
3.1.1. Merancang aktivitas pembelajaran berdasarkan prinsip dan teori pembelajaran matematika
41. Bruner (dalam Orton, 1992) menyatakan bahwa  prinsip dan teori pembelajaran anak dalam belajar konsep matematika  harus dirancang melalui tiga tahap, yaitu inaktif, ikonik, dan simbolik. Yang dimaksud dengan tahap inaktif adalah:
a.   tahap belajar matematika melalui manipulasi lambang atau simbol
b. tahap belajar dengan menggunakan gambar
c.   tahap belajar dengan memanipulasi benda atau obyek konkret
d. tahap belajar dengan menggunakan rumusan sederhana

3.1.2. Merancang pembelajaran matematika yang menggunakan gradasi mulai representasi kongkrit, simbolik, dan abstrak agar siswa dapat mengkonstruksi pengetahuan.
42. Pembelajaran matematika dengan menggunakan media  lidi  dalam  menyelesaikan  soal-soal  yang  berhubungan  dengan  penjumlahan  bilangan  bulat, merupakan salah tahapan pembelajaran yang bersifat:
a.    inaktif           b. ikonik               c. simbolik           d. Sharing

3.1.3. Memilih media pembelajaran yang tepat untuk pembelajaran operasi bilangan bulat.
43. Berikut ini beberapa jenis media pembelajaran yang dapat digunakan dalam membantu siswa SD mengerjakan sistem operasi bilangan bulat, kecuali:
a.    kartu bilangan           b. garis bilangan                  c. lidi                      d. perhitungan langsung

D. IPA
5.1.2. Merumuskan tujuan pembelajaran (proses, produk, dan sikap) sifat benda padat, cair dan gas sesuai dengan karakteristik peserta didik dan materi ajar.
61. Tujuan pembelajaran tentang sifat-sifat benda secara afektif adalah: … …
a.    Mengidentifikasi wujud benda                           c. dapat bekerjasama dalam kelompok
b.    mengidentifikasi sifat benda                               d. melakukan presentasi hasil percobaan

5.1.3. Merancang kegiatan pembelajaran IPA melalui penyelidikan ilmiah agar siswa dapat mengkonstruksi pengetahuan IPA
62. Model pembelajaran yang dapat digunakan dengan melibatkan siswa melakukan penyelidikan dan pengamatan melalui observasi adalah:
a.    inquiri           b. konstruktivisme          c. jigsaw               d. ekspositori

5.1.4. Mengkombinasikan beragam pendekatan/strategi/ metode/ teknik pembelajaran IPA untuk mencapai tujuan pembelajaran (produk, proses, dan sikap ilmiah)
63. Jika siswa melakukan percobaan tentang sifat-sifat air, maka hendaknya seorang guru memberikan pemahaman tentang air terlebih dahulu. Selanjutnya siswa diajak untuk mempraktekkan sifat-sifat air. Tujuan psikomotorik dari peragaan tersebut adalah: … …
a.  siswa akan menjadi paham tentang sifat-sifat air
b.  siswa akan mempraktekkan sifat-sifat air berdasarkan teori
c.  siswa akan menjadikan air sebagai sumber kehidupan
d.  siswa akan menggunakan air untuk keperluan sehari-hari

E. IPS
7.1.1          Membandingkan fakta, konsep, dan generalisasi dalam pembelajaran IPS (no. 81- 82)
81.  Cara menjelaskan kepada siswa bahwa “manusia perlu bekerja untuk mendapatkan nafkah” adalah dengan member contoh bahwa: ……
a.  kita harus mendapatkan nafkah yang baik   
b.  kita harus bekerja karena tenaga kita masih mampu
c.  manusia perlu melakukan sesuatu dan tidak boleh malas
d.  setiap manusia perlu melakukan sesuatu agar memperoleh sesuatu yang diinginkannya

82.  Salah satu dampak globalisasi adalah anak-anak merasa bangga apabila mampu mengkomsumsi makanan yang serba modern, seperti fried chicken, coca-cola, pizza, dsb. Sebagai guru, cara yang paling efektif untuk menyedarkan siswa agar tidak mudah mengikuti pola hidup demikian adalah: ……
a.    menganjurkan untuk mengkomsumsi makanan yang diproduksi sendiri
b.    mendiskusikan manfaat dan dampak negatif dari makanan yang dikomsumsi
c.     menghimbau orang tua agar jangan membiasakan anak ke restoran
d.    mengingatkan anak agar selalu memakan makanan yang dimasak ibu karena lebih sehat

7.2.1 Menganalisis sejarah kenampakan alam, serta hubungannya dengan keragaman sosial budaya (no. 83 – 84)
83.  Daerah datar yang memiliki ketinggian lebih dari 700 meter di atas permukaan laut disebut….
a.    Gunung        b. Pegunungan                 c. Dataran Tinggi               d. Dataran Rendah
 
 
* UNTUK MENDAPATKAN FILE LENGKAPNYA + JAWABAN + PEMBAHASAN: 
    - HUBUNGI: 085 299 916 913 
    - BIAYA GANTI KETIK Rp. 45.000,-. + 3 angka terakhir No. HP Anda (jika pakai ATM) atau 
       Rp. 46.000,- (jika melalui buku tabungan)
* CARANYA: 
                   - HUBUNGI KAMI UNTUK KONFIRMASI (SMS atau TELPON)
                   - TRANSFER KE REK: - BRI      : 4921 - 01 - 018279 - 53 - 4 (An. ISMAIL) BRI UNIT. BALANG
                                                       - BNI      : 0129550867 (An. ISMAIL) BNI CAB. BULUKUMBA
                   - TRANSFER BIAYA GANTI KETIK
                   - KIRIM E-MAIL KE NO. HP DI ATAS
                   - TUNGGU HINGGA KAMI MENGECEK HASIL TRANSFER
                   - KAMI AKAN KIRIM FILE KE EMAIL ANDA
                   - PASSWORD SOAL MENYUSUL VIA SMS
                   - FILE TERDIRI DARI 2, FILE SOAL & FILE JAWAB + BAHAS
 
 
 Sumber :http://focus-inter.blogspot.com/

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls